
Love, :L Falling in love. Hayo siapa yang lagi jatuh cinta nih?? :z ngaku ayo ngaku. :z Siapa sih yang tidak ingin jatuh cinta? :d Semua orang juga tau bahwa jatuh cinta adalah anugerah terindah yang hadir dalam hidup kita! Kita juga tau bahwa cinta adalah karunia Allah yang tak terukur oleh materi apapun di dunia ini sehingga orang rela meninggalkan gemerlapnya dunia demi menggapai cinta. Bahkan ada pepatah yang mengatakan kalau orang yang sedang jatuh cinta serasa dunia milik berdua, yang lain mah ngontrak.heheheheehe. :)
Cinta dari zaman baheula sampai sekarang telah menjadi inspirasi jutaan orang. Begitu dahsyatnya kekuatan cinta hingga mampu membuat seseorang melakukan hal yang muskil. Lihat aja, legenda Gunung Tangkuban Perahu di mana Sangkuriang rela membuat danau berikut perahunya hanya dalam satu malam demi Dayang Sumbi tercinta yang ternyata ibu kandungnya sendiri. Hal ini juga terjadi pada legenda Candi Lorojonggrang, Bandung Bondowoso menyanggupi untuk membuat 1000 candi dalam semalam bagi putri yang sangat dicintainya, Lorojonggrang. Nah, zaman sekarang malah lebih canggih lagi bahkan ada seorang gadis rela mengorbankan keperawananya kepada sang pacar hanya demi cinta, terus ada yang mencoba bunuh diri hanya karena diputusin sang pacar. Padahal belum tentu sang pacar juga benar-benar sayang dan cinta, serta belum tentu juga pacar kita merupakan jodoh yang ditetapkan Allah SWT buat kita. :f Segitu dahsyat kah kekuatan cinta, sampai-sampai bila berhadapan dengan cinta langsung tekuk lutut. Kayanya nggak usah disebutin satu-satu deh, daftarnya ngak bakalan muat. Heheheehhe. Intinya mah masih banyak orang yang salah mengartikan cinta sehingga tidak dapat menempatkan cinta pada tempatnya. Ujung-ujungnya cinta hanya menjadi pemuas belaka. Cinta tidak lagi menjadi suatu anugerah dari-Nya yang indah. :c
Kalian juga jangan takut lo sama yang namanya cinta, kalau kita bisa mengartikan cinta itu amanah, rasanya dunia akan damai dan tentram. Yakin deh, nggak akan ada lagi kasus-kasus sereeeem yang mengatasnamakan cinta. Karena jika cinta diartikan sebagai amanah dari illahi, maka setiap orang akan berusaha menjaga kesucian cinta sesuai dengan aturannya. Jika sedikit saja cinta melenceng dari kekuatan dan syariat-Nya, maka petaka yang terjadi, cinta bukan lagi menjadi anugrah tapi jadi prahara. Bahkan seorang sufi bernama :x Imam Al-Ghazali mengatakan, cinta membuat orang memilih ucapan kekasihnya ketimbang ucapan orang lain (bahkan ortunya pun terkadang nggak didengerin, ih kualat bangat ya!) :@ , memilih duduk bersama kekasihnya ketimbang duduk bersama orang lain (kasihan ya keluarganya, dicuekin!! :$ hehehe) dan memilih ridho kekasihnya ketimbang ridho orang lain (hehehehe emang ada ya ridho kekasih = ridho ortu, yang ada juga ridho ortu = ridho Allah SWT).
Duh da panjang lebar bicara tentang cinta, tapi kalian tau ga definisi cinta itu sendiri?? Terus makna cinta buat kalian tu apa sih?? Yuk kita bahas dan cari sama-sama definisi cinta yang sebenarnya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia cinta adalah kasih saya, sedangkan menurut Wikipedia cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang. :t Hmmmmmmm kalau menurut aq cinta adalah ??????? (jawab nggak ya!! :# jawab, nggak, jawab, nggak, jawab, nggak, jawab aja deh!hehehe), nih jawabnya!!
Ada pepatah yang mengatakan kalau hidup itu perjuangan dan pengorbanan, so menurut aq :x Cinta itu Perjuangan dan Pengorbanan. Maksudnya apa ya??? gini lo maksudnya, bila kita ingin dicintai dan mencintai kan butuh tuh yang namanya perjuangan seperti merebut perhatiannya, simpatinya, mencari nomor teleponya, alamatnya, tanggal ultahnya, dan sebagainya. Biasanya kalau kita ingin mendapatkan sesuatu kan butuh perjuangan, kata pepatah “beraki-rakit ke hulu bersenang-senang kemudian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian” hihihi. Hal ini juga berlaku untuk cinta lo!!!!. Terus kalau pengorbanan itu merupakan bukti tertinggi dari cinta. Belum dikatakan cinta jika tidak berani berkorban untuk orang yang dicintai (cieeee :p ampe segitunya!). Tapi jangan salah kapra ya, karena cinta itu pengorbanan kalian mau aja disuruh menyerahkan harga diri kalian sama sang pacar hanya sebagai bukti cinta. Ingat ya, cinta itu pengorbanan selama berada dalam koridor syar’i seperti pengorbanan seorang ibu ketika melahirkan dan membesarkan kalian, pengorbanan ayah ketika harus membanting tulang untuk menafkahi keluarganya, pengorbanan Nabi Ibrahim untuk menyebeli putra cintanya dan pengorbanan Rasulullah dan para sahabatnya ketika hijrah ke Madih meninggalkan harta dan sanak saudaranya. So pengorbanan seperti itu yang perlu dilakukan untuk membuktikan cintamu.
Katanya dalam menjalani hidup itu harus jujur dan ikhlas, begitu juga cinta. :o Cinta itu kejujuran dan keikhlasan. Cinta itu butuh kejujuran dari para pelakunya, bukan pencinta sejati jika masih sering bohong pada orang yang dicintai. Jika cinta dilandasi dengan kebohongan, hanya kekecewaan dan cinta pun tidak akan langgeng. Selain kejujuran cinta pun butuh keikhlasan, katanya cinta tapi kok perhitungan sih. Cinta sejati itu tanpa pamrih, selalu berusaha untuk memberi tanpa mengharapkan balasan. Cinta yang seperti ini yang dapat membuat kita termotivasi untuk memberikan yang terbaik dan memilih memberi dari pada menerima. Pepatah juga mengatakan “Tangan diatas lebih baik dari pada tangan dibawah”, so lebih baik memberi dari pada menerima. Betul ga?? :z
Banyak orang yang berubah sifat dan prilakunya karena cinta. Mending kalau menjadi lebih baik dan enjoy melakukanya tapi kalau sebaliknya, gimana dong ??? Menurut aq Cinta itu menjadi diri sendiri dan menerima apa adanya. :d Cinta tak harus membelenggu kita dan menjadikan kita orang lain. Bukanlah cinta namanya kalau menuntut ini itu sama orang yang dicintai. Seperti halnya unutuk menerima orang yang kita cintai apa adanya, maka kita pun harus menjadi diri sendiri tanpa harus mengelabui diri untuk menjadi seperti yang diinginkan oleh orang yang dicintai. So kita harus yakin kalau dia mencintai kita, maka dia pun akan menerima kita apa adanya. Tapi, ada satu pengecualian, ketika kita berikrar cinta pada-Nya maka kita harus menjadi seperti yang diinginkan oleh-Nya seperti yang telah diatur dalam kitab-Nya.
Satu hal yang penting kalau :~ Cinta itu kepercayaan. Jika kita sudah mengikrarkan diri untuk mencintai, maka rasa percaya harus ditumbuhkan. Ketika orang yang kita cintai berbuat kesalahan atau menyakiti hati, itu bukan berarti ia tidak mencintai kita lagi. Yakinlah bahwa rasa cinta yang dalam akan selalu menyisakan ruang untuk sebuah perbedaan dan kuncinya adalah rasa percaya.
Yah gitulah definisi dan makna cinta buat saya, namun satu yang tak boleh dilupakan kalau cintapun memiliki prioritas dan yang menduduki :y posisi tertinggi untuk cinta kita adalah Allah SWT yang telah memberikan nikmat hidup sehingga kita bisa merasakan indahnya dunia. Bila kita merasakan cinta Allah SWT, tak ada bentuk apapun yang mampu memalingkan wajah kita dari cinta Allah SWT. Meski Allah SWT memberikan cintanya hanya seberat setengah biji atom, itu lebih dari cukup unutuk membuat kita tak ingin beranjak dari sisi-Nya. Nah, teman-teman sekarang apa definisi dan makna cinta buat mu??? kita berbagi yu!!! :D
07 Juni 2009
Arti Cinta Buat-Ku
Belajar dari Brownies yuk!
Hmmm apa yang kalian pikirkan jika saya mengajukan kata “Brownies” ? Brownies apa ya? brondong manis kah? hihihi :r . Boleh juga, tapi yang saya maksud kue brownies yang rasanya yummy bangat dan bisa membuat lidah bergoyang dan ketagihan sehingga selalu ingin lagi, lagi, lagi dan lagi. Eit jangan sampai keterusan ya, yang ada ntar badan kalian tambah lebar kesamping lagi. Hehehe ;) . Ternyata brownies selain memiliki rasa yang yummy juga memiliki filosofi yang menarik lo, mo tau ga !!! yuk kita belajar dari brownies. Tapi sebelumnya kalian tau ga sejarah terciptanya brownies??? ayo tunjuk tangan yang tau :z !!! yah, ko ga ada yang tau sih :c . Ya udah kalau ga da yang tau, aku ceritain nih !!!! 1…….2…….3…….go!!!!
Pada suatu hari ada seorang gadis yang menggantungkan hidupnya dengan cara menjual kue coklat. Seiring waktu yang terus berjalan ternyata penjualan kuenya terus menurun, ditambah lagi dengan krisis ekonomi dan minimnya modal yang dimiliki. Dengan rasa PD yang tinggi dan adanya tuntutan untuk menjalani hidup, si gadis mencoba bertaruh dengan menggunakan semua modal yang tersisa untuk membuat kue coklat semacam kue bolu atau black forest yang memiliki struktur yang lembut dan mengembang.
Keesokkan harinya pagi-pagi sekali si gadis pergi ke pasar membeli semua bahan adonan yang diperlukan dan mengolahnya. Si gadis membuat kue itu dengan penuh harapan dan kerja keras, sampai akhirnya pukul 4 pagi kue itu baru selesai dibuat. Saat ia mencicipi kue yang dibuat dengan susah payah dan financial terbatas, tak disangka hasilnya tidak seperti yang ia inginkan. Kue itu tidak mengembang, bantet dan tidak selembut kue bolu atau black forest. Si gadis kecewa berat :# dan merasa ini merupakan kegagalan yang amat sangat, :( sampai-sampai kuenya ditinggal begitu aja diatas meja.
Seorang temannya yang biasa membantu menjualkan kue hasil buatanya melihat kue itu dan langsung menjualnya, ia mengira si gadis seperti biasannya membuat kue untuk dijual. Ternyata tanggapan konsumen terhadap kuenya cukup pengejutkan dan beragam, :p “ini kue baru ya?enak bangat nih. Besok saya pesan satu loyang. Kok ada kue baru gak bilang-bilang? saya kan bawa uangnya cuma sedikit, besok bawa lagi ya……”
Sang teman bingung dengan tanggapan konsumen. Bukankah ini kue yang biasa dijualnya. Dengan rasa penasaran, kemudian ia mencicipi kue jualanya. Ternyata kue ini lain dari yang biasanya, walaupun tidak selembut dan seempuk biasanya tapi terdapat rasa yang khas, rasa coklat yang cukup dominan serta aroma coklat yang sangat kental. Dengan tergopoh-gopoh ia memberitahu kejadian tersebut pada sang gadis. :f
Si gadis dengan rasa tidak percaya, haru dan senang segera merubah suasana hatinya yang dari tadi bermuram durja. Akhirnya ia pun bersemangat untuk membuat “kue gagal” itu. Karena aromanya dan rasa coklat yang khas, akhirnya ia memberi nama kuenya dengan nama “BROWNIES”.
Nah, begitu teman-teman cerita tentang brownies, ta……pi…..cerita itu bukanlah cerita sebenarnya tentang kue brownies lo!!!!hehehehe ;) Namun ada pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah diatas. Terkadang kita telah mengusahakan dan mengupayakan segala sesuatu sampai titik darah penghabisan (cieeeeee kaya pejuang aja :r ), namun hasilnya tidak seperti apa yang kita harapkan. Tapi dari hasil yang mengecewakan itu ternyata bukan berarti memberikan efek yang mengecewakan juga, bahkan banyak hal yang kita peroleh dan justru berhasil kita lakukan dan menghasilkan sesuatu yang baru yang lebih baik dan unik. Terkadang yang kita sesali hanya hasilnya saja tanpa melihat dan memperhatikan proses yang sudah dilakukan, sehingga hasil menjadi segalanya dan tolak ukur suatu keberhasilan. Bahkan tak jarang karena hasil yang mengecewakan kita menjadi berputus asa dan :c bermuran durja.
Bukankah sudah banyak firman Allah SWT yang menekankah pada proses? Dimulai dari turunya surat Al-Alaq ayat 1 “Bacalah dengan nama Tuhanmu!” Baca merupakan suatu proses. Selain itu surat Ar-Rum ayat 8 "Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka? Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang diantara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar…". :d Bukankah disana Allah telah menunjukkan bagaimana proses adalah suatu hal yang harus kita perhatikan? Proses kejadian, proses penciptaan dan masih banyak lagi, yang terkadang kita luput dari perhatian kita dan akhirnya justru kita sesali.
Dalam keseharian hal ini mungkin sering terucap secara sengaja atau tidak. “Duh..padahal da belajar sampai jam 3, eh soalnya ternyata ga ada yang bisa saya kerjakan”. “Sebel ah, da cape-cape belajar, ternyata ga jadi ujian” Atau mungkin, “seandainya saja tadi malam ga disuruh ibu mungkin saya bisa belajar dan nilainya ga sejelek ini”.
Sebenarnya penyesalan yang terucap itu karean ketidakmampuan kita mensyukuri apa yang telah kita dapat. Mungkin sebenarnya nikmatnya yang lebih banyak dibandingkan tidak nikmatnya. Coba kita lihat dari monolog diatas. Apakah ilmu yang kita pelajari akan hilang hanya karena tidak dapat mengerjakan soal dan ga jadi ujian? apakah ibadah kita kepada orang tua akan hilang hanya karena dapat nilai jelek? Marilah kita coba melihat kembali diri kita, seberapa banyak kejadian-kejadian seperti diatas yang tanpa sadar ataupun sengaja kita lakukan? Marilah mulai sekarang kita banyak mensyukuri apa yang dapat kita lakukan, bukan hanya bersyukur dari apa yang telah kita dapatkan.
“…..seseungguhnya jika kamu bersyukur, kami pasti akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS.Ibrahim : 7).
Nah, teman-teman itu lah si Brownies. Sekarang cuma intropeksi "Apakah selama ini kalian melihat sisi "proses" atau "hasil" dari setiap usaha yang kalian lakukan? semuanya tergantung paada kalian. Tapi satu yang pasti "Setiap proses pasti menghasilkan sesuatu, baik buruknya hasil tergantung kita menyikapinya. Tidak semua yang kita inginkan akan tercapai dan terbaik buat kita karena terbaik buat kita belum tentu terbaik menurut Allah SWT". :D